Para Sahabat Pencinta Unggas, Yuk Kenali Bedanya Merpati dan Dara!

Posted on

Seperti yang kita tahu, merpati dan dara merupakan dua burung yang sangat sering dijumpai di sekitar kita. Namun, tahukah teman-teman bahwa sebenarnya ada perbedaan antara keduanya? Inilah yang akan kita bahas dalam artikel singkat ini!

1. Beda Nama, Beda Pula Karakter

Merpati (Columba livia) dan dara (Streptopelia chinensis) memiliki nama yang berbeda, dan ternyata, karakteristik mereka pun juga berbeda! Merpati, yang biasanya memiliki tubuh yang lebih besar dan bulu yang menonjol, dikenal sebagai burung yang cerdas dan memiliki naluri navigasi yang hebat. Mereka sering digunakan sebagai burung pengantar surat di masa lalu.

Di sisi lain, dara memiliki ukuran sedikit lebih kecil dan bulu yang lebih tipis. Mereka dikenal sebagai burung yang lebih tenang dan rentan terhadap stres. Anda mungkin sering melihat mereka di lingkungan perkotaan, duduk-duduk di ranting pohon dengan tubuh yang terlihat ramping.

2. Suara Panggilan yang Membedakan

Selain perbedaan fisik, suara panggilan merpati dan dara juga berbeda-beda. Merpati kerap mengeluarkan suara yang khas dan cukup keras dengan bunyi “gru-uk, gru-uk.” Panggilan ini sering digunakan untuk berkomunikasi dengan anggota kelompoknya atau mencari pasangan saat musim kawin tiba.

Di sisi lain, dara memiliki suara yang lebih lembut dan nyaring. Panggilan mereka terdiri dari bunyi “u-ru, u-ru” yang berulang-ulang. Suara ini seringkali terdengar romantis, seperti alunan melodi yang mengiringi senja di taman.

3. Habitat yang Ditargetkan

Merpati biasanya lebih suka hidup di daerah perkotaan atau dekat dengan manusia. Mereka sering memilih tempat tinggal di atap bangunan tinggi atau batang-batang listrik. Hal ini dikarenakan mereka memanfaatkan kehadiran manusia sebagai sumber pangan yang melimpah.

Di sisi lain, dara cenderung memilih habitat alami seperti pepohonan yang rimbun dan taman-taman kota. Mereka biasanya tinggal dalam koloni kecil dan mencari makan di tanah, sering kali memakan biji-bijian maupun serangga yang mereka temukan.

Kini, setelah mengetahui perbedaan antara merpati dan dara, mari kita jaga dan lestarikan keberadaan kedua spesies ini. Meskipun sama-sama burung, mereka memiliki karakteristik dan ciri khas masing-masing yang membuat mereka begitu istimewa. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kita, sahabat pencinta unggas!

Apa Bedanya Merpati dan Dara?

Ketika membicarakan burung pemakan biji-bijian, dua jenis burung yang seringkali menjadi perbandingan adalah merpati dan dara. Di mata awam, mungkin kedua burung tersebut terlihat serupa, namun sebenarnya ada beberapa perbedaan yang mencolok antara merpati dan dara. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja perbedaan tersebut untuk memberi pemahaman yang lebih jelas tentang kedua jenis burung ini.

Anatomi dan Penampilan

Secara umum, merpati dan dara memiliki penampilan yang mirip dengan bentuk tubuh yang hampir serupa. Keduanya memiliki ukuran badan yang cukup besar, dada yang lebar, dan kaki yang pendek. Namun, ada beberapa perbedaan yang bisa dilihat dari anatomi burung ini.

Merpati memiliki kepala yang besar dengan paruh yang tebal dan sedikit melengkung ke bawah. Bulu-bulunya yang lebat memberikan kesan tubuh yang bulat. Dalam hal ukuran, merpati biasanya lebih besar dibandingkan dengan dara. Merpati juga memiliki bentuk ekor yang lebih panjang, dengan bulu-bulu ekor yang rapih dan terlihat indah.

Sementara itu, dara memiliki kepala yang lebih kecil dibandingkan dengan merpati. Paruhnya lebih ramping dengan ujung yang tajam. Ukuran tubuhnya cenderung lebih kecil dan langsing dibandingkan dengan merpati. Dara juga memiliki bentuk ekor yang lebih pendek dibandingkan dengan merpati.

Perilaku dan Kebiasaan Makan

Meskipun merpati dan dara adalah burung-burung pemakan biji-bijian, namun kebiasaan makan mereka sedikit berbeda. Merpati cenderung mencari makanan di permukaan tanah atau di atas rerumputan. Mereka menggunakan paruh mereka yang kuat untuk mencabuti biji-bijian dari rumput atau tanah.

Sementara itu, dara memiliki kebiasaan makan yang lebih mengambang di udara. Mereka sering terlihat terbang rendah di atas lahan terbuka untuk mencari biji-bijian yang jatuh atau tersedia di udara. Dara menggunakan paruh mereka yang lancip untuk menangkap makanan saat terbang.

Habitat dan Penyebaran

Merpati dan dara adalah burung yang dapat ditemui di berbagai jenis habitat. Namun, ada sedikit perbedaan dalam hal preferensi habitat mereka. Merpati lebih sering ditemui di perkotaan atau daerah yang dekat dengan manusia, seperti taman-taman kota atau lingkungan perkotaan lainnya. Mereka sering membangun sarang di atap bangunan atau di tempat-tempat yang mirip dengan bentuk sela dan celah.

Di sisi lain, dara lebih sering ditemui di daerah pedesaan atau lahan terbuka. Mereka sering terlihat di perkebunan, lahan pertanian, atau bahkan di tebing-tebing dengan lubang-lubang kecil di atas. Dara juga cenderung bersarang di tempat-tempat yang cukup terbuka dan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan merpati.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa perbedaan antara merpati dan burung dara?

Perbedaan utama antara merpati dan burung dara adalah pada ukuran, bentuk kepala, dan habitat yang mereka pilih. Merpati cenderung lebih besar, memiliki kepala yang lebih besar dan bulu yang lebih tebal, sedangkan burung dara cenderung lebih kecil, memiliki kepala yang lebih kecil, dan bulu yang lebih tipis.

2. Bagaimana cara membedakan merpati jantan dan betina?

Membedakan merpati jantan dan betina dapat dilakukan dengan memperhatikan perilaku dan tanda-tanda fisik. Merpati jantan biasanya memiliki suara yang lebih keras dan mengumbar bulu ekor mereka dengan lebih atraktif untuk menarik perhatian betina. Pada bagian leher, merpati jantan sering kali memiliki cincin kecil berwarna metalik atau flek hitam, sedangkan merpati betina biasanya memiliki leher yang lebih halus dan tak berflek.

3. Apakah merpati dan dara dapat dijinakkan?

Merpati adalah burung yang dapat dijinakkan dengan relatif mudah. Mereka mudah beradaptasi dengan lingkungan manusia dan bisa menjadi hewan peliharaan yang ramah dan penurut. Namun, penjinakan pada burung dara lebih sulit dilakukan karena sifat alami mereka yang lebih liar. Dara cenderung terbang jauh dan sulit dikendalikan saat berada di lingkungan yang tidak biasa.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, meskipun merpati dan dara terlihat serupa, namun ada beberapa perbedaan yang mencolok antara keduanya. Dalam hal penampilan, kepala, dan ukuran, merpati lebih besar dengan kepala yang lebih besar dan bulu yang lebih tebal. Sementara itu, dara memiliki kepala yang lebih kecil dan bulu yang lebih tipis. Habitat yang mereka pilih dan kebiasaan makan mereka juga berbeda. Merpati lebih sering terlihat di lingkungan perkotaan sementara dara lebih sering ditemui di lahan terbuka dan lingkungan pedesaan.

Jadi, ketika melihat burung-burung ini di sekitar Anda, sekarang Anda bisa dengan mudah membedakan antara merpati dan dara. Apakah Anda tertarik untuk memelihara salah satunya sebagai hewan peliharaan? Atau mungkin Anda ingin lebih mempelajari tentang kehidupan mereka di alam liar? Jangan ragu untuk menggali lebih dalam dan menjelajahi dunia menakjubkan burung-burung ini!

Patrice
Mengajar dan melaporkan perjalanan siswa. Antara pengajaran dan peliputan, aku menciptakan pemahaman dan cerita dalam tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *