10 Film Korea Sedih, Siapin Tisu yang Banyak ya!

Tidak hanya terkenal dalam mengemas cerita romantis ke dalam bentuk drama, industri hiburan Korea Selatan juga terkenal dengan kepiawaiannya mengemas kisah-kisah menyedihkan ke dalam film. Beberapa film-film Korea dengan alur yang menyedihkan ini bisa kamu simak lewat ulasan berikut.

The Way Home (2002)

Selain hubungan anak dan orang tua, hubungan antara nenek dan cucu juga kerap menyuguhkan drama yang penuh kesedihan. Begitulah yang terjadi pada film ini, di mana seorang cucu yang terbiasa tinggal di kota harus rela tinggal di desa bersama neneknya yang tuna wicara.

Hearty Paws (2006)

Hearty Paws tergolong film yang sedari awal konsisten membuat penontonnya meneteskan air mata. Dari awal cerita, kamu akan disuguhkan dengan kakak beradik yang ditinggal pergi begitu saja oleh ibunya. Tidak lama, sang adik pun harus meninggal, sehingga sang kakak hanya tinggal dengan anjingnya saja. Namun, cerita masih berlanjut, sang kakak pun bersama dengan anjing tersebut mencari ibunya hingga ke kota.

Wedding Dress (2010)

Satu lagi film yang mengisahkan antara hubungan ibu dan anak yang cukup menguras air mata.  Ko-woon, ibu dari Sora yang selama ini jarang menghabiskan waktunya dengan anak semata wayangnya tersebut merasa begitu terpukul karena ternyata dia hanya mempunyai sisa waktu yang sedikit akibat mengidap penyakit yang mematikan.

A Long Visit (2010)

Tidak jauh beda dari Wedding Dress, A Long Visit yang tayang di tahun sama mengisahkan tentang kisah antara ibu dan anak. Bedanya, dalam film ini, kamu akan disuguhkan dengan betapa mengharukannya perjuangan seorang ibu di setiap fase kehidupan anaknya.

Miracle in Cell No. 7 (2013)

Di film ini, kamu akan menyaksikan betapa mengharukannya perjuangan seorang ayah dengan cacat mental yang dituduh melakukan kejahatan untuk bisa terlepas dari jeratan hukum. Tidak hanya menyuguhkan cerita yang penuh emosi, di Miracle in Cell No. 7, kamu juga akan disuguhkan dengan humor segar antar karakter selama tinggal di dalam penjara.

Hope (2013)

Hope merupakan film yang diangkat dari kisah nyata seorang gadis bernama Ma-young yang diperkosa oleh laki-laki berusia 57 tahun di tahun 2008. Insiden tersebut meninggalkan luka yang mendalam pada Ma-young. Bahkan, dia pun menjadi takut dengan setiap laki-laki yang dia temui termasuk dengan ayahnya sendiri.

Ode to My Father (2014)

Ode to My Father mengambil setting perang yang terjadi di Korea pada tahun 1950. Dalam film tersebut, Deok-soo terpisah dari adik dan ayahnya, sehingga dia pun harus rela mengungsi ke Busan bersama keluarganya yang tersisa.

My Annoying Brother (2016)

Film My Annoying Brother terbilang film ‘mengandung bawang’ yang sukses tak hanya di Korea saja, tapi hampir di seluruh wilayah Asia. Ceritanya mengangkat kisah seorang kakak (Cho Jung-seok) yang keluar dari penjara untuk merawat adiknya yang mengalami kebutaan (Do Kyung-soo EXO).

Di awal-awal cerita, kamu akan dibuat tertawa oleh dua kakak beradik yang tak akur ini. Akan tetapi, menjelang akhir cerita, nampaknya kamu harus menyiapkan tisu sebanyak mungkin karena alurnya yang semakin emosional.

Birthday (2019)

Mengambil latar belakang tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol di tahun 2014, film Birthday menceritakan tentang pasangan suami isteri yang kehilangan anak sulungnya dalam insiden tersebut. Kejadian tersebut membuat hubungan antara pasangan suami isteri tersebut menjadi renggang, bahkan berdampak pula pada perlakuan keduanya kepada anak bungsu mereka.

Pawn (2020)

Dua orang debt collector yang sebelumnya menagih hutang kepada seorang wanita justru harus merawat seorang anak kecil perempuan yang dijadikan sebagai jaminan. Meskipun nampak berkarakter jahat, mereka justru merawat anak tersebut dengan penuh kasih sayang.

Itu dia deretan film Korea yang menyuguhkan kisah-kisah sedih yang menguras emosi. Eits, jangan lupa untuk menyediakan tisu karena bisa saja kamu kebanjiran air mata saat menonton film-film di atas.

hidupkita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *