6 Hal Yang Membuat Kamu Salah Pilih Jurusan Kuliah, Lalu Harus Bagaimana?

Memilih jurusan kuliah dengan tepat memang bukan hal yang mudah bagi sebagian orang. Banyaknya pilihan yang tersedia, ditambah dengan pertimbangan yang masih cenderung labil di usia belia, membuat tak sedikit mahasiswa yang akhirnya merasa salah memilih jurusan.

Gambar : Inovasee.com

Hal itu tidak langsung bisa dirasakan sesaat setelah mendaftarkan diri. Namun akan terasa saat sudah menjalani beberapa semester pada masa perkuliahan, jika sudah salah mengambil  jurusan, maka bisa berdampak juga pada karir dan jalan hidup dimasa yang akan datang.

Sebenarnya apa saja sih yang sering menjadi penyebab terjadinya salah pilih jurusan? Maka berikut beberapa penyebab salah mengambil jurusan saat kuliah.

Tidak Memiliki Cita-Cita

Cita-cita adalah hal yang paling sering ditanyakan sejak masih duduk dibangku sekolah dasar, bahkan mungkin saat ini, pertanyaan ini sudah ditanyakan sejak di Taman Kanak-kanak. Karena cita-cita memang menjadi salah satu hal penting dalam hidup, dengan adanya cita-cita berarti membuat kita memiliki tujuan dalam hidup.

Masalahnya tidak semua orang memiliki cita-cita, kenapa demikian? Jawabannya pun beragam. Ada yang karena keadaan keluarga yang kurang mendukung untuk memiliki cita-cita yang tinggi. Padahal katanya untuk mempunyai cita-cita atau mimpi tidak memandang status sosial kita.

Tapi nyatanya, ada saja yang putus harapan karena merasa tidak akan bisa mencapai apa yang dimimpikan. Dan hal itu mempengaruhi dalam menentukan jurusan saat kuliah. Beranggapan bahwa semua jurusan sama saja, yang penting  bisa kuliah, walau jurusan yang diambil bukanlah yang benar-benar diinginkan.

Kuliah Karena Pilihan Orang Tua

Tak jarang juga, kita menemukan banyak yang melanjutkan kuliah namun jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, melainkan hanya mengikuti keinginan orang tua saja.

Gambar : Codepolitan.com

Dengan alasan tidak ingin berdebat dengan orang tua, akhirnya mengikuti begitu saja apa yang orang tua sarankan. Padahal yang nantinya menjalani adalah kita, bukan orang tua.

Contohnya, saat kita berkeinginan untuk mengambil jurusan Ekonomi, tapi karena menurut orang tua jurusan Ekonomi sudah sangat banyak yang mengambil, maka lebih baik mengambil jurusan lain yang lebih menjanjikan atau memiliki peluang dalam mencari pekerjaan lebih banyak.

Apa yang dikatakan orang tua memang ada benarnya, tapi ada baiknya sebelum menuruti apa yang disarankan orang tua, pikirkan lah baik-baik semuanya. Sebab yang menjalani adalah kita, saat kita bisa menyampaikan apa yang kita inginkan dan menjadi tujuan hidup kita kepada orang tua, pasti lama-lama orang tua akan luluh dan mendukung kita. Kuncinya komunikasikan dengan baik

Jangan hanya karena prospek kerja yang dianggap lebih cemerlang, justru malah membuat stres dan tertekan nantinya.

Kuliah Karena Gengsi

Ada enggak sih orang yang kuliah hanya demi gengsi? Ada dong, jadi memang sejak awal tujuan kuliah bukan untuk mencari ilmu atau hal penting lainnya, melainkan hanya demi ego saja. Tidak ingin kalah dengan teman lain yang kuliah, maka akhirnya kuliah tapi tidak terlalu memikirkan jurusan yang akan diambil.

Biasanya, orang yang seperti ini akan memililih kampus yang ternama dan mengambil jurusan yang dirasa paling keren. Mengambil keputusan untuk kuliah karena faktor gengsi sangatlah tidak baik.

Mungkin saat awal menjalani akan biasa saja, tapi lama-lama pasti akan timbul rasa malas untuk melanjutkan kuliah, sebab tidak ada alasan kuat mengapa ia harus bertahan menjalani kehidupan dikampus, karena memang sejak awal menjalaninya bukan atas dasar keinginan yang sesungguhnya.

Kuliah Karena Ikut-ikutan

Kuliah karena sekedar ikut-ikutan juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa orang bisa salah mengambil jurusan, karena memang tidak ada tujuan kenapa harus kuliah. Semua dilakukan hanya sekedar ikut-ikutan saja.

Misalnya, saat banyak teman-temannya yang mengambil  jurusan A, karena melihat banyak teman yang dikenal masuk ke jurusan tersebut, maka akhirnya ia ikut milih jurusan itu.

Padahal, pada dasarnya ia tidak memiliki bakat dalam bidang tersebut, hanya karena dia melihat banyak teman jadi ia ikut. Maka sudah bisa dipastikan jika dia kuliah bukan atas dasar bidang yang dia inginkan atau dikuasai, sehingga membuat dia salah memilih jurusan.

Belum Menemukan Passion

Menemukan passion memang bukan hal yang mudah, untuk orang-orang yang sudah mengetahui passion nya, mungkin akan mempermudah dalam menentukan jurusan kuliah.

Tapi berbeda dengan orang yang tidak tahu apa passionnya, secara otomatis akan membuat ia sulit dalam menentukan jurusan yang diinginkan. Terkadang hal itulah yang membuat salah memilih jurusan.

Kurangnya Pengetahuan Tentang Jurusan Yang Ingin Dipilih

Banyak calon mahasiswa yang malas untuk mencari tahu lebih dalam mengenai jurusan yang ingin diambil saat kuliah nantinya. Biasanya, dia hanya tahu dari informasi yang diberikan oleh teman-temannya saja. Entah itu informasi akurat atau tidak, dengan minimnya informasi yang didapat, terkadang membuat apa yang dibayangkan dan dijalani terasa begitu berbeda.

Oleh karena itu, mengetahui tentang seluk beluk jurusan yang kita ambil saat kuliah adalah hal yang penting. Bila perlu, lakukanlah riset terhadap jurusan dan kampus yang ingin dimasuki. Agar tidak ada penyelasan akibat salah pilih jurusan nantinya.

**

BACA JUGA : Cara Belajar Salah Yang Sering Dilakukan, Kamu Pernah Melakukan Yang Mana?

Sebenarnya, memilih jurusan yang tepat pun tidak lantas menjadi jaminan bisa menjadikan kita orang yang sukses atau memiliki karir yang cemerlang. Karena kuliah memang bukan jaminan.

Tapi setidaknya saat kita bisa memilih jurusan sesuai dengan apa yang diinginkan, akan membuat kita lebih semangat dan tidak mudah menyerah. Karena,  sudah memiliki tujuan yang jelas tentang apa yang kamu inginkan.

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur salah ambil jurusan? Tidak ada pilihan lain selain hadapi. Hal itu memang bukan hal yang mudah, tapi juga tidak bisa dijadikan alasan bahwa kita boleh menyerah begitu saja.

Kita harus ingat, bahwa yang berjuang tidak hanya kita, tapi orang tua pun telah berjuang untuk membiayai kuliah. Ditambah lagi, tidak semua orang memiliki kesempatan merasakan masuk perguruan tinggi.

Sejatinya, tidak ada ruginya jika tetap meneruskan kuliah sampai selesai. Sebab, walau dirasa jurusan tersebut tidak cocok, tapi tidak ada salahnya untuk tetap bertahan dan belajar dengan sungguh-sungguh. Toh yang kita lakukan juga tidak merugikan, kita tetap mendapatkan ilmu pengetahuan.

Bukahkah semakin banyak ilmu yang kita miliki maka akan semakin baik? karena hal itu bisa membuat kita memiliki wawasan yang luas.

Jadi buat kalian yang merasa salah memilih jurusan kuliah, jangan sedih yaa. Dunia belum berakhir kok hehehe

Ingatlah, tidak pernah ada yang sia-sia didunia ini. Bahkan setiap daun yang jatuh pun sudah atas ijin-Nya. Mungkin saat dijalani terasa begitu berat, tapi kita juga tidak pernah tahu ilmu yang sedang kita pelajari saat ini akan membawa kita kejalan yang bagaimana nantinya.

Sri Raditiningsih

Hanya Seseorang yang ingin mencoba membuat karya dan berbagi melalui sebuah tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pentingnya Mabadi Khaira Ummah sebagai bekal persaingan di dunia kerja

Wed Aug 14 , 2019
Mabadi Khaira Ummah adalah prinsip-prinsip yang melandasi terbentuknya umat yang terbaik. Gerakan Mabadi Khaira Ummah merupakan langkah awal pembentukan umat terbaik yaitu suatu umat yang mampu melaksanakan tugas-tugas untuk menopang terwujudnya suatu kehidupan yang bermaslahat dan diridoi Alloh Swt dua sendi yang tidak bisa terpisahkan untuk mewujudkan kehidupan yang diridoi […]
Mabadi khairah ummah sebagai bekal dimasa depan