Cara Paling Mudah Untuk Menjadi ‘Orang Bijak’

Kita seringkali bertemu dengan banyak orang, mengunjungi berbagaimacam tempat, ataupun bahkan merasakan getir manisnya berbagai peristiwa dalam hidup ini. Tapi tak jarang kejadian-kejadian tersebut hanyalah sebatas numpang lewat saja tanpa meninggalkan bekas apapun. Apakah itu salah? Bisa jadi iya. Karena sebenarnya kita harus menjadi orang yang pandai mengambil hikmah dari setiap kejadian yang ada dalam hidup kita. Masih terngiang nasihat adiknya Aa Gym, yaitu A Deda dalam sebuah perbincangan, katanya begini:

“Jadikan setiap orang sebagai guru,

setiap tempat adalah sekolah,

dan setiap kejadian adalah pelajaran”

Saya sendiri sangat setuju dengan apa yang disampaikan Beliau. Dan sampai dengan saat ini, ketiga hal tersebut menjadi salahsatu pegangan saya dalam menjalankan kehidupan. Entah kenapa, saya pikir nasihat tersebut sangat cocok untuk siapa aja. Terlebih lagi di zaman ini, dimana sangat beragam sekali tipe kepribadian seseorang, sangat mudah mengunjungi berbagaimacam tempat yang ada di penjuru bumi ini, dan juga tidak sedikit kejadian-kejadian yang terkadang membuat kita mengerenyitkan dahi. Itulah penting bagi kita untuk menyikapi itu semua dengan bijak. Caranya?

1. Jadikan Setiap Orang Adalah Guru

Jika kamu beranggapakan kalo guru hanyalah sebatas orang yang mengajarkan ilmu di ruang kelas yang terbatas maka saya katakan itu salah besar. Kenapa? Sebab makna dan definisi dari kata guru itu luas. Memang benar kalo seseorang yang mengajarkan kita suatu ilmu pengetahuan di dalam kelas adalah guru. Dan kita harus menghormatinya sebagai murid. Tapi perlu diketahui juga bahwa sebenarnya setiap orang yang hadir di kehidupan kita juga itu guru. Lho kok bisa? Iya dong.

Setiap Orang Adalah Guru
Setiap Orang Adalah Guru (Sumber: Unsplash.com)

Bagaimana kalo ada orang yang menyakiti kita? Ya itu juga guru brader. Guru yang mengajarkan kita tentang arti dari sebuah kesabaran. Terlebih lagi jika kita bertemu dengan orang baik. Akan banyak sekali ilmu yang bisa kita petik dan dapatkan. Bahkan nih dari seorang yang -mohon maaf- secara akal kurang sehat, kita bisa belajar banyak. Orang-orang seperti mereka terkadang engga terlalu mempedulikan tuh apa yang katakan oranglain. Justru tak jarang juga mereka malah menjawab ejekan orang lain dengan senyuman, seolah-olah tak punya beban hidup. Ahhh… begitu indahnya hidup ini jika setiap orang bisa kita jadikan seorang guru.

Baca juga: Cara Mengerjakan Skripsi Dengan Cepat

2. Jadikan Setiap Tempat Adalah Sekolah

Mulai sekarang stop berpikiran kalo sekolah hanyalah tempat eksklusif yang hanya bisa dimasuki oleh para siswa atau mahasiswa saja. Sebab jika kita berpikiran seperti itu saya rasa itu terlalu sempit. Secara formal mungkin benar sih. Tapi sebenarnya makna sekolah itu jauh lebih luas daripada sebatas tempat pendidikan formal saja. Mengapa? Sebab untuk dapat belajar sesuatu saat ini engga hanya bisa dilakukan di dalam kelas aja dan pendidikan formal saja.

Setiap Tempat Adalah Sekolah
Setiap Tempat Adalah Sekolah (Sumber: Pexels.com)

Itu artinya, kita bisa mendapatkan ilmu dimana saja. Di tempat apa saja tanpa harus dibatasi oleh ruang kelas. Sebab tak sedikit juga yang jika dilihat dari segi intensitas sering mengikuti berbagaimacam kelas, tapi dari output yang dihasilkan justru tak mendapatkan ilmu apa-apa. Suatu ketika juga saya pernah dapat nasihat dari kakak kelas bahwa katanya tembok-tembok yang ada di kelas itu justru tak jarang membatasi imajinasi para siswa. Dan memang benar. Makanya untuk menjadi bijak carilah ilmu dimanapun kamu berada. Karena tak jarang justru ilmu lebih mudah kita dapatkan saat berada di tengah-tengah kerumunan orang ataupun saat terjun langsung ke lapangan.

3. Jadikan Setiap Kejadian Adalah Pelajaran

Yang terakhir dan tak kalah pentingnya adalah menjadikan setiap kejadian yang menimpa kita sebagai pelajaran. Dan inilah yang bakal benar-benar melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih bijak. Kenapa? Sebab dengan berpandangan seperti ini maka kita akan dipaksa untuk mengambil hikmah dan sisi positif dari setiap peristiwa yang terjadi. Tak peduli apakah itu baik atau buruk.

Setiap Kejadian Adalah Pelajaran
Setiap Kejadian Adalah Pelajaran (Sumber: Unsplash.com)

Cara ini juga akan membuat kita berpandangan tidak seperti kebanyakan orang pada umumnya yang belum tentu juga kebenarannya. Dengan begini, kamu akan dipaksa untuk memandang setiap kejadian dari sudut pandang dan kacamata yang berbeda. Dan hal inilah yang akan menjadikan kamu lebih bijak.

Contohnya saja jika setiap orang beranggapan kalo mendapatkan nilai D saat mahasiswa itu adalah suatu kegagalan. Maka kamu akan memandangnya dari sudut pandang lain. Kamu akan menanggap bahwa saya memang layak untuk dapat nilai itu dan Tuhan memberikan kesempatan saya untuk bisa belajar lebih banyak lagi. Intinya Tuhan menginginkan pemahaman saya di mata kuliah yang satu ini supaya lebih molotok lagi. Begitupun dengan kejadian-kejadian yang lainnya. Cobalah untuk memandang sesuatu dari kacamata yang berbeda dan tmukan hikmah yang ada didalamnya.

Baca juga:Capek Main Instagram

Nah semoga saja ketiga cara tersebut bisa membuat kita menjadi orang yang bijak. Bertahap aja gak usah buru-buru, sebab semuanya juga butuh proses kan. Pokonya saya doakan semoga aku, kamu, dan kita semua bisa menjadi orang yang bijak :)).

Irvan Daniansyah

Lagi belajar istiqomah untuk menulis. Semoga ada manfaatnya yaa :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Gaya Hijab Sederhana Dan Elegant Buat Cewe

Fri Sep 13 , 2019
Hijab memang sudah menjadi salah satu kewajiban seorang prempuan muslim, Selain itu hijab juga memberikan dampak yang positif untuk diri sendiri maupun orang lain. dengan berhijab dapat menjaga hawa nafsu orang yang memandangnya dan dapat mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan Dengan berhijab juga seorang prempuan akan terlihat lebih indah dipandang, […]