Berpisah Tanpa Drama, Coba Lakukan Hal Ini

Dalam sebuah hubungan, tidak selamanya bisa terjalin dengan indah, ada kalanya kamu harus menhadapi peliknya masalah yang hadir dalam hubunganmu. Terkadang masalah yang hadir membuatmu ingin berpisah dan mengakhiri semuanya.

Perpisahan bisa menjadi awal hidup yang baru – tiphidup.com

Meskipun perpisahan adalah hal yang menyakitkan, tapi semua itu tetap harus dilalui. Banyak orang yang sakit hati karena diputuskan dan adapula yang bimbang dalam menentukan harus berpisah atau bertahan.

Tidak  semua perpisahan dilakukan secara baik-baik. Ada yang dengan mudahnya hanya mengirimkan pesan singkat saja, ada pula yang tida-tiba menghilang tanpa sepatah kata.

Jika kamu ingin mengakhiri atau merasa bimbang dengan hubungan yang kamu jalani saat ini, mungkin kamu perlu melakukan hal-hal berikut ini :

Persiapkan diri jika memang ingin berpisah

Untuk mengakhiri sebuah hubungan memang bukan hal yang mudah, apalagi jika hubungan tersebut sudah terjalin cukup lama, pasti akan sulit dalam memutuskan untuk berpisah. Pernah tidak sih kalian berada diposisi sulit, ingin berpisah tapi ragu, namun jika harus mempertahankan hubungan pun terasa begitu berat.  kebayakan orang pasti pernah dong  berada dalam posisi seperti itu?.

Nah itu sebabnya, mempersiapkan diri dalam sebuah perpisahan adalah sesuatu yang sangat  penting. Kamu harus sadar dengan setiap risiko yang akan kamu dapatkan jika kamu memutuskan untuk berpisah. Tidak pernah ada perpisahan yang tidak menyakitkan, walaupun kamu telah mempersiapkan diri sedemikian rupa. Tetapi minimal, hal itu akan membuatmu lebih menerima keadaan yang terjadi tanpa harus menyalahkan orang-orang disekelilingmu.

Bicarakan baik-baik dengan pasangan

Setelah kamu berhasil menenangkan diri, serta mempersiapkan diri dengan sebuah perpisahan, maka selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah membicarakan tentang semua yang kamu rasakan kepada pasanganmu. Ungkapan  apa yang menjadi alasan kamu hingga akhirnya memutuskan untuk berpisah.

Jangan pernah mengambil keputusan secara sepihak, karena itu akan terasa menyakitkan bagi pasanganmu. Bukah kah setiap orang ingin dihargai dan didengarkan pendapatnya?

Meskipun akan berpisah, tidak ada salahnya jika semua tetap dikomunikasikan dengan baik. Agar kelak saat berpisah tidak ada yang menaruh dendam terhadap satu sama lain.

Mungkin kalian sudah sepakat untuk berpisah, tapi  kita tidak pernah tahu jika ternyata suatu saat takdir membawa untuk bersama kembali.

Tanyakan pendapatanya dan minta konstribusinya

Sebelum benar-benar memutuskan untuk berpisah dengan pasangan, ada baiknya jika kamu bicarakan sekali lagi dengan pasangan mu. Tanyakan pendapatnya tentang kondisi dalam hubungan kalian. Bicarakan dengan kepala dingin dan hati yang tenang, jangan terbawa emosi.

Jangan lupa tanyakan tentang pendapatnya mengenai perpisahan tersebut, jika memang pasangan anda tidak menginginkan perpisahan dan mencoba  memberikan sebuah solusi untuk masalah yang ada diantara kalian, mungkin anda perlu memikirkan ulang, tentang keputusan yang anda buat.

Ingat bahwa kalian sedang mencari solusi masalah, bukan mencari siapa yang paling benar atau siapa yang bersalah. Jika memang dirasa semua sudah tidak bisa diperbaiki lagi, maka akhiri semua dengan cara baik-baik.

Memberi kesempatan terakhir kepada pasangan

Biasanya tidak semua orang bisa dengan mudah menerima keputusan untuk berpisah. Ada segelintir orang yang berusaha untuk memperbaiki hubungan yang telah lama terjalin, lalu tak jarang mereka meminta kesempatan terakhir untuk membuktikan bahwa dirinya bisa berubah. Dan hubungan mereka bisa membaik seperti sebelumnya.

Dengan hadirnya masalah bisa membuat kita semakin mengenal satu sama lain – youtube.com

Jika hal itu terjadi, mungkin tidak ada salahnya untuk  kamu coba. Tentunya saja semua tergantung pada masalah apa yang timbul pada hubungan kalian.

Jika ternyata hanya masalah sepele dan kesalahpahaman saja. Bukan hal yang buruk, untuk memulai kembali dan memberikan kesempatan terakhir bagi si dia. Tapi kamu pun harus memiliki batas waktu, berikan batasan yang tegas dengan si dia.

Misalnya, jika dalam kurun waktu sekian lama, si dia tidak ada perubahan dan tetap mengulangi kesalahan yang sama, maka jelas itu artinya kamu tidak perlu mempertahankan dia untuk  berada di hidup mu lagi.

Tapi jika ternyata dia menunjukan keseriusan dan bisa berubah lebih baik dari sebelumnya, maka tandanya dia benar-benar serius. Ambillah keputusan terbaik untuk hubunganmu kedepannya

Namun kamu juga tetap memiliki hak untuk tidak memberikan kesempatan kedua, jika kesalahan yang dilakukan memang bukanlah hal-hal yang harus dimaklumi. Misalnya, berselingkuh, bersikap kasar, baik secara verbal  maupun kasar secara fisik. Intinya jika kesalahan yang dilakukan telah melanggar prinsip hidup anda maka, anda berhak untuk meniggalkannya tanpa memberi sebuah kesempatan.

Tegas dan konsisten dengan keputusan yang kamu buat

Tegas dengan setiap keputusan yang kamu buat bukan berarti menjadikan mu sebagai orang yang egois, sebab kadang ketegasan diperlukan sebagai wujud dari menghargai dan menghormati diri sendiri. Jika kita saja tidak bisa menghargai diri sendiri bagaimana orang lain akan menghargai kita?

Ada dua bagian dari ketegasaan saat akan berpisah. Yang pertama adalah mengatakan dengan tegas bahwa kalian benar-benar akan berpisah. Sebab banyak pasangan yang bingung dengan hubungannya apakah sudah berpisah atau belum. Hanya karena tidak adanya ketegasan dalam hububungan tersebut. Jangan sampai hal itu terjadi dalam hubungan kalian yaa.

Yang kedua adalah, bersikap dengan tegas bahwa kalian telah berpisah. Jika sudah mantap untuk berpisah maka, cobalah untuk konsisten dengan apa yang telah anda putuskan. Mulailah untuk menjaga jarak, jangan datang dan pergi sesuka hati tanpa memikirkan perasaan orang tersebut.

Karena banyak kasus orang yang telah berpisah, namun masih saja bersikap seakan-akan tidak terjadi hal apapun. Jika hal itu terjadi, maka itu akan membuat anda sulit untuk move on dari si dia, karena kamu akan terus dibayang-banyangi kehadirannya dalam hidupmu.

**

BACA JUGA : 5 Pertanyaan Tidak Penting Yang Sering Ditanyakan Orang Indonesia

Perkara sabar dan melepaskan seseorang yang kita sayangi memang bukan hal mudah, seperti sedang membalikkan telapak tangan. Apalagi jika kamu sudah melewati banyak hal dengan orang tersebut. Tapi kamu harus menyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidupmu adalah sudah atas ijin Allah.

Pasti ada hal-hal baik yang bisa kamu temukan dalam perpisahan tersebut. Dan jangan pernah menyalahkan pihak lain tentang perpisahan yang terjadi dalam hidup anda. Karena, tanpa disadari semua pasti menyumbang peran yang menyebabkan masalah dalam hubungan tersebut.

Lebih baik intropeksi diri dengan segala hal yang sudah terjadi, serta mencoba untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi.

Karena tidak semua hal dalam hidupmu dapat berjalan sesuai dengan harapanu, terkadang kamu harus belajar menerima segala keadaan yang ada dihadapanmu, walaupun itu pahit.

Seperti kutipan dalam novel  Tere Liye :

“Karena, ada orang-orang yang kemungkinan sebaiknya cukup untuk menetap dalam hati kita. Maka, biarkanlah begitu adanya, biar menetap di hati. Diterima dengan lapang. Toh dunia ini selalu ada misteri yang tidak bisa dijelaskan. Menerimanya dengan baik justru akan membawa kedamaian”

Sri Raditiningsih

Hanya Seseorang yang ingin mencoba membuat karya dan berbagi melalui sebuah tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Review Novel: Purple Prose By Suarcani

Sat Aug 10 , 2019
Judul : Purple Prose Penulis : Suarcani Genre :  Metropop Halaman : 304 Halaman Penerbit: PT Gramedia Pusaka Utama Tahun : Okober, 2018 ISBN :9786020614137, 9786020614144 Rate : ★★★★☆ Berawal dari  membaca review tentang Novel ini diakun instagram milik Bookism.gia membuat saya penasaran dengan isi keseluruhan dari novel karya Suarcani […]