Ini Dia Tips Masuk PTN Favorit!

Masuk PTN Favorit adalah cita-cita semua orang, begitu juga dengan saya ketika baru saja lulus SMA. Walaupun saat ini saya kuliah di Universitas Swasta, tapi saya dulu pernah diterima di Salahsatu PTN favorit yang ada di Jawa Barat. Namun dengan beberapa pertimbangan dan sebagainya, akhirnya saya memutusakan untuk tidak mengambilnya dan lebih memilih Universitas Pertamina. Lalu apa aja sih tips agar bisa tembus PTN favorit?

Tips Masuk PTN
Tips Masuk PTN (Sumber: Swarasiswa.com)

Explore Minat, Bakat, dan Kemampuan Kamu Sejak Dini

Ini merupakan step awal yang harus kamu lakukan saat ingin masuk PTN favorit. Jangan sampe belum apa-apa, kamu udah langsung nentuin jurusan dan universitas idaman. Kamu harus tahu dulu minat, bakat, dan kemampuan kamu itu ada dimana. Jangan pernah menyerahkan hal ini pada teman, guru, ataupun orangtua. Sebab hal ini kamu sendiri yang tau. Terus gimana dong cara cara kita tau hal itu? Menurut Bang Glenn Ardi prinsipnya seperti ini:

“Pilih bidang yang membuat lo TERTANTANG. Pilih bidang yang bikin lo penasaran sampai lo rela buat ngulik itu siang-malem tanpa kenal waktu biar gak dibayar sekalipun. Pilih bidang yang tanpa disuruh pun lo curi-curi waktu buat belajar sendiri, atau tanpa sadar suka cari-cari info di internet atau lewat google.. Pilih jurusan yang memicu ‘sense of wonder‘ dalam diri lo. Pilih jurusan yang bener-bener akan jadi muara ilmu pengetahuan yang ingin lo tekuni sampai akhir hayat lo…”

Persempit Pilihan Jurusan dan PTN Favorit Kamu

Nah setelah kamu tahu bidang apa yang akan dipilih. Selanjutnya tugas kamu adalah menentukan jurusan & universitas yang akan menjadi tempat kamu untuk menekuni bidang tersebut. Jangan di balik ya, soalnya banyak juga tuh yang belum apa-apa, tapi ia sudah menentukan universitasnya dulu, baru setelah itu mikir untuk masuk jurusan apa di universitas tersebut. Ini adalah cara yang salah brader! Bisa fatal akabitnya.

Sebab jika kamu mendahulukan pilihan kampusnya, kamu hanya akan memilih program studi yang engga sesuai minat dan bakat kamu. Ujung-ujungnya kamu jadi gak menikmati proses pembelajaran dan tidak menutup keungkinan untuk berhenti di tengah jalan. Ingat, jangan hanya mengejar nama kampusnya, tapi perhatiin juga di bidang apa kamu akan menghabiskan waktu 4 tahunmu itu.

Baca Juga: Agar nilai IPK mu Tinggi

Belajar Yang Rajin. Jika Memang Dibutuhkan, Cobalah Ikut Bimbel!

Untuk dapat bersaing dengan puluhan ribu pendaftar, tentu saja kamu butuh modal yang cukup. Belajar yang tekun dan rajin adalah salahsatunya. Kamu harus benar-benar mengoptimalkan masa-masa pembelajaran di kelas untuk dapat merauk ilmu sebanyak-banyaknya.

Bahkan nih, jika dirasa pembelajaran belum membuatmu paham. Kamu bisa juga ikut bimbel tambahan. Tapi jika biaya kamu terbatas, kamu juga bisa les privat langsung ke guru yang bersangkutan. Biasanya mereka malah seneng lho saat ada siswanya yang emang niat mau belajar seperti itu. Jadi gak usah khawatir, semuanya #pastiadajalan hehe.

Pilih Jalur Seleksi yang Akan di Tempuh

Ada banyak jalur seleksi yang bisa kamu pilih untuk bisa masuk di PTN favorit dengan jurusan yang memang menjadi bidang kamu. Baik itu, SNMPTN, SBMPTN, ataupun jalur mandiri. Yang pasti dari ketiga jalur tersebut kamu harus benar-benar paham mekanisme dan syaratnya seperti apa.

Untuk tahap awal, tentu saja kamu bisa pilih jalur SNMPTN yang tidak memerlukan tes karena mengandalkan nilai rapot. Namun jika di SNMPTN kamu belum bisa tembus, maka kamu wajib coba tes SBMPTN. Jika melalui SBMPTN masih belum tembus juga, maka semoga saja kamu bisa lulus melalui jalur ketiga yaitu jalur mandiri. Namun biasanya jalur mandiri ini butuh biaya yang lebih besar. Jadi kalo bisa usahakan tembus di SNMPTN atau paling engga di SBMPTN yaa.

Perhatikan Tingkat Keketatan Jurusan yang Dipilih

Yang tak kalah penting selanjutnya adalah kamu harus memetakan tingkat persaingan dari bebarapa opsi pilihan bidang dan PTN yang telah kamu buat. Eh tapi nentuinnya berdasarkan apa ya? Beberapa di antara kamu mungkin akan jawab berdasarkan passing grade. Tapi sebenernya indikator yang paling tepat dalam memetakan persaingan masuk untuk setiap prodi adalah berdasarkan RASIO PEMINAT BERBANDING DENGAN JUMLAH KURSI YANG TERSEDIA.

Mungkin kamu bertanya-tanya kenapa passing grade gak bisa jadi indikator yang tepat. Singkatnya sih, passing grade itu berguna untuk mengevaluasi try out. Tapi hal itu belum terlau akurat untuk memprediksi tingkat persaingan dalam prodi tertentu. Misalnya passing grade SBMPTN Fakultas Hukum Universitas Padjajaran itu tahun lalu di angka 53, tapi di tahun ini bisa jadi angka itu bergeser karena peminatnya menurun atau jumlah kursinya yang bertambah. Jadi kamu harus selalu update informasi terkini yaaa.

Berdoa dan Jangan Lupa Jaga Kesehatan

Ini nih yang harus kamu sertakan dalam setiap tahapannya, berdoa dan jaga kesehatan. Sebab tanpa kedua hal ini peluang kamu untuk kuliah di PTN favorit dengan jurusan yang diidamkan akan lebih kecil. Jadi tetep ya, banyakin doa agar kamu dipermudah, siapa tau malah bisa dapet beasiswa juga kan ya.

Kemudian kamu juga harus pandai untuk menjaga  kesehatan kamu. Jangan sampe tenaga terlalu di porsir, tidur jadi kurang, sehingga ujung-ujungnya pas mau tes, kamu malah sakit. Gak mau kan kalo seperti itu. Ingat, study hard boleh-boleh saja, tapi janagn lupa istirahard yaa.

 

Referensi:

zenius.net/blog/13340/langkah-masuk-kuliah-perguruan-tinggi

Irvan Daniansyah

Lagi belajar istiqomah untuk menulis. Semoga ada manfaatnya yaa :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

5 Kampus Terbaik di Kota Malang

Thu Aug 29 , 2019
Kota Malang memang dikenal sebagai kota pendidikan, sehingga kerap ramai didatangi oleh para pelajar dari berbagai penjuru daerah. Hal ini dikarenakan banyaknya kampus terbaik yang berdiri di kota ini. Kalian bisa menemukan banyak kampus ternama di Kota Malang. Mungkin salah satu kampusnya adalah pilihan yang tepat untukmu. Berikut adalah 5 […]
Universitas Brawijaya - Gambar : malang-guidance.com